$type=carousel$cols=3

Bagaimana Hukum Menghormat Bendera

PERTANYAAN: Hukum memasang dan menghormat bendera RI Khususnya dilingkungan Pesantren Persis? Dian Kota Banjar Sebelum membahas kedu...


PERTANYAAN: Hukum memasang dan menghormat bendera RI Khususnya dilingkungan Pesantren Persis? Dian Kota Banjar

Sebelum membahas kedudukan menghormat bendera, baiklah akan disampaikan terlebih dahulu mengenai beberapa ayat-ayat, hadis-hadis, dan kaidah-kaidah yang mu,tabar di kalangan para ulama mengenai batasan syirik (meyekutukan Allah swt.)

Allah swt. Ta’ala berfirman :

وَمَا أُمِرُوا إِلاَّ لِيَعْبُدُوا اللهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ ...

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam agama dengan lurus. (Al-Quran, surat Al-Bayyinah ayat 5)

وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الآخِرَةِ نُؤْتِهِ مِنْهَا

Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan pahala akhirat itu kepadanya. (Al-Quran, surat Ali Imran ayat 145)

Kedua ayat ini menerangkan bahwa hamba Allah harus memurnikan segala ibadahnya hanya karena Allah swt. dan hanya kepada-Nya. Artinya haram bagi hamba Allah swt. Untuk mengibadahi selain-Nya. Pahala Allah swt. hanya akan diberikan kepada hamba-hambanya yang benar-benar memahami dan melaksanakan dengan sebaik-baiknya makna dari mengharapkan kehidupan akhirat. Maknanya mengharap rida, pahala, dan serga dari Allah swt.

Oleh karena itu setiap ibadah harus didasari oleh niat yang ikhlas, sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah saw. Dalam hadis berikut :

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ إِلَى امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ.

Sesungguhnya segala amal hanyalah menurut niyatnya dan bagi seseorang itu hanyalah akan memperoleh apa yang diniyatkannya. Maka barang siapa (niyat) hijrahnya karena dunia yang hendak diperolehnya atau karena perempuan yang hendak dikawininya, maka (pahala) hijrahnya sesuai dengan niyat untuk apa dia hijrah. (Al-Bukhori, Kitab Bad-il Wahyi)

Berpedoman kepada ayat Al-Quran dan hadis Nabi Shallallhu ‘alaihi wa sallama (di antaranya) tersebut di atas, ‘Ulama menetepkan kaidah :

اَلأُمُورُ بِمَقَاصِدِهَا

Segala sesuatu (perbuatan) tergantung pada tujuannya. (Al-Asybah wa Al-Nazhooir hal 16)

Pengertiannya: Setiap amal perbuatan, baik dalam hubungan dengan Allah swt. maupun dengan sesama makhluq, nilainya ditentukan ole niyat serta tujuan dilakukannya.

Selanjutnya terdapat satu kaidah yang juga disepakati oleh ulama mengenai batasan syirik, yakni

Engkau meyakini pada sebagian makhluk ada kekuatan gaib di balik kekuatan biasa (ilmiyah)

Adapun di dalam urusan ta’bbudi (ibadah mahdhah), selain niatb tentu harus memenuhi rukun dan syarat. Sehingga menentukan sah dan tidak sahnya suat ibadah haruslah diukur dengan dalil-dalil dari Al quran dan As-Sunah. Sedangkan dalam urusan muamalah pada asalnya memilki hokum mubah/boleh/halal. Kecuali apabila didapatkan dalil dari Alquran dan As-Sunah yang meharamkannya.

Niyat, di samping sebagai alat penilai perbuatan, juga dapat merupakan ibadah tersendiri, seperti yang dapat dipaham dari hadis Nabi Shallallhu ‘alaihi wa sallama:

نِيَّةُ الْمُؤمِنِ خَيْرٌ مِنْ عَمَلِهِ (الحديث)

Niyat seseorang mukmin itu lebih baik daripada amalnya (tanpa niyat).

(riwayat Al-At-Thabrani dari Sahal bin Sa’ad, Al-Mu’jam Al-Kabir, 6:185 no. 5942. Abu Nu’aim, Hilyatul Auliyaa wa Thabaqootul Ashfiya, 3:255).

Memperhatikan Pertanyaan, tentu yang menjadi permasalahan pokok bukan menghormat bendera atau memasang bendera, karena pekerjaan itu hanya “Taabi” (pekerjaan yang mengikuti). Dan Taabi’ hukumnya akan mengikuti hokum yang diikuti yang pokok. Oleh karena itu pula, boleh atau tidaknya serta haram atau halalnya menghormat bendera harus dilihat dari mengapa menghornat bendera dan apa yang menjadi permasalahan pokoknya.

Menghormat bendera itu dengan makud menghormatinya sebagai lambang supremasi Negara republik Indonesia. Adanya bentuk-bentuk kerajaan, kekaisaran, dan berkembang munculnya republic, dan lain-lain pada masa Rasulullah saw. Tidak menghapuskannya. Oleh karena itu betuk-bentuk Negara merupakan urusan keduaniaan. Dengan demikian menghormat bendera sebagai lambang dan berdaulatnya suatu suatu Negara hukumnya mubah.

Allah swt. Ta’ala berfirman:

هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ اسْتَوَى إِلَى السَّمَاءِ فَسَوَّاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Dia-lah yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia mengetahui segala sesuatu. (Al-Quran, surat Al-Baqarah ayat 29).

Dan Rasulullah Shallallhu ‘alaihi wa sallama besabda:

إِنَّ اللهَ حَدَّ حُدُودًا فَلاَ تَعْتَدُوهَا وَفَرَضَ لَكُمْ فَرَائِضَ فَلاَ تُضَيِّعُوهَا وَحَرَّمَ أَشْيَاءَ فَلاَ تَنْتَهِكُوهَا وَتَرَكَ أَشْيَاءَ مِنْ غَيْرِ نِسْيَانٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَلَكِنْ رَحْمَةٌ مِنْهُ لَكُمْ فَاقْبَلُوهَا وَلاَ تَبْحَثُوا فِيْهَا.

Sesungguhnya Allah swt. telah membuat batas-batas maka kalian jangan melampauinya. Allah swt. telah mewajibkan beberapa kewajiban bagi kamu, maka janganlah kalian mengabaikannya. Dan Allah swt. telah mengharamkan beberapa perkara, maka kalian jangan melanggarnya. Dan Allah swt. telah membiarkan beberapa perkara, itu bukan karena lupa-Nya, melainkan rahmat daripada-Nya, maka terimalah dan kalian jangan membahasnya. (Riwayat Al-Hakim dari Abu Tsa’labah AL-Khosyaniy, Al-Mustadrok, 5:43 no. 7266)

سُئِلَ رَسُولُ اللهِ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- عَنِ الْجُبْنِ، وَالسَّمْنِ، وَالْفِرَاءِ، فَقَالَ النَّبِيُّ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- : الْحَلالُ مَا أَحَلَّ اللهُ فِي الْقُرْآنِ، وَالْحَرَامُ مَا حَرَّمَ اللهُ فِي الْقُرْآنِ، وَمَا سَكَتَ عَنْهُ فَقَدْ عَفَا عَنْهُ.

Rosulullah Shallallhu ‘alaihi wa sallama ditaya tentang keju, mentega dan keledai liar. Maka Nabi Shallallhu ‘alaihi wa sallama menjawab, “Yang halal itu apa-apa yang Allah swt. halalkan dalam Al-Quran dan yang haram itu apa-apa yang Allah swt. haramkan dalam Al-Quran. Dan apa-apa yang didiamkan oleh Allah swt. maka Allah swt. memaafkannya.” (Riwayat At-At-Thabrani. Al-Mu’jam Al-Kabir, 6:261 no. 6159)

Berdasarkan keterangan tersebut di atas (di antaranya), Ulama menyatakan:

اَلأَصْلُ فِي الأَشْيَاءِ الإِبَاحَةُ، حَتَّى يَدُلَّ الدَّلِيْلُ عَلَى التَّحْرِِيْمِ

Hukum yang pokok dari segala sesuatu adalah boleh, sehingga terdapat dalil yang mengharamkan. (Al-Asybah wa Al-Nazhair hal. 82-83)

Pada masa Rasulullah saw. Pernah dialami oleh para sahabat Rasulullah saw. Bahwa ada di antara pasukan perangnya yang diperintah untuk membawa bendera dan diperintahkan untuk dipertahankan dalam genggaman. Bahkan ketika petugas pembawa bendera pertama terbunuh, maka sahabat lainnya dengan sigap mengambilnya dan kembali mengibarkanya. Tentu pekerjaan sahabat Nabi saw. ini bukan sedang mengibadahi bendera tetapi menempatkannya sebagai suatu lambang.

Akan tetapi apabila dikultuskan atau disakralkan dengan keyakinan bahwa bendera itu memiliki kekuatan gaib dibalik kekuatan bendera sebagai lazimnya. Sebagaimana memberhalakannya orang-orang para penyembah berhala, tentu termasuk syirik. Oleh karena itu menghormat bendera merupakan urusan keduniaan yang hukumnya mubah. Oleh karena itu bukanlah hal yang mustahil apabila suatu Negara mengganti bendera. Jadi, masalah bendera ini jelas merupakan masalah keduniaan, bahkan pada klub-klub sepak bola dan lain-lain memiliki hal itu.

Ustadz Wawan Shofwan,Anggota Dewan Hisbah dan juga Ketua Bidang Dakwah PP Persis

Sumber: Persatuanislam.or.id

KOMENTAR

Kirimi saya artikel Pajagalan! Untuk langganan artikel keislaman Pajagalan.com via Feed Klik Disini, atau jika Anda ingin dikirim email tentang berita dan update artikel Pajagalan.com silakan masukkan email Anda dibawah dan ikuti petunjuk selanjutnya.
Nama

Aam Amiruddin,3,Adab Berada dalam Masjid,2,Adab Di Majelis,1,Adab Di Majlis,1,Adab di Masjid,2,Adab Islami,8,Adab Menuntut Ilmu,2,Adab Penuntut Ilmu,1,Adab Terhadap Allah,1,Adab Terhadap Allah Azza wa Jalla,1,Adab Terhadap Ayah Bunda,1,Adab Terhadap Ibu Bapak,1,Adab Terhadap Orang Tua,1,Akhlak Islami,1,Aliran Sesat,1,Amin Saefullah Muchtar,2,Android,1,apakah hormat bendera haram,1,Aplikasi,1,Aqidah,1,Artikel,44,Artikel Adab,1,artikel fikih,2,artikel fiqh,2,artikel Islam,23,Artikel Kiriman,46,Artikel Ramadhan,9,Artikel Siyasah,2,artikel tahajud,1,Artis Jadi Nabi,1,Artis Nabi,1,Artis Teladan,1,Awal Ramadhan,2,Baiti Jannati,9,Berita,31,Berita Persatuan Islam,1,Biografi,9,Buku,19,Bulughul Maram,1,Cerita Renungan,9,Dari Redaksi,5,Dewan Hisbah,10,Dewan Hisbah PP Persis,10,Diary Islami,1,Download,12,Download MP3 Alquran,2,Dunia Islam,6,Ekonomi dan Bisnis,3,Essay,1,Fatwa Dewan Hisbah,11,Fatwa Dewan Hisbah Persatuan Islam,10,Fatwa Dewan Hisbah Persis,10,Featured,6,Film Umar bin Khattab,32,Fiqh Ibadah,8,Hadits,2,hukum bendera negara,1,hukum mengangkat tangan hormat bendera,1,hukum menghormat pada bendera,1,Ibadah,4,Ibadah dan Muamalah,5,Iedul Fitri,2,Informasi,1,Internasional,13,Istifta,29,Istiqro',6,Jadwal Puasa,1,Jadwal Shaum,1,Jihad PP Persis,13,Kajian,22,Kajian Ramadhan,8,Kesehatan,1,Khazanah,1,Khutbah,19,Kisah Adam menurut alquran,1,Kisah dalam Alquran,2,Kisah Hud menurut alquran,1,Kisah Idris menurut alquran,1,Kisah Ishaq menurut alquran,1,Kisah Ismail menurut alquran,1,Kisah Lengkap Nabi Adam,1,Kisah Lengkap Nabi Hud,1,Kisah Lengkap Nabi Idris,1,Kisah Lengkap Nabi Ishaq,1,Kisah Lengkap Nabi Ismail,1,Kisah Lengkap Nabi Luth,1,Kisah Lengkap Nabi Nuh,1,Kisah Lengkap Nabi Shalih,1,Kisah Luth menurut alquran,1,Kisah Nabi,8,Kisah Nuh menurut alquran,1,Kisah Shalih menurut alquran,1,Kitab,1,Kolom Hikmah,7,Kolom Motivasi,8,Kristologi,1,kumpulan fatwa dewan hisbah persis,10,Kurban,2,MBC,1,MPI,2,Musik Islami,7,Muslimah,6,Nabi Adam,1,Nabi Adam dalam Alquran,1,Nabi Hud,1,Nabi Hud dalam Alquran,1,Nabi Idris,1,Nabi Idris dalam Alquran,1,Nabi Ishaq,1,Nabi Ishaq dalam Alquran,1,Nabi Ismail,1,Nabi Ismail dalam Alquran,1,Nabi Luth,1,Nabi Luth dalam Alquran,1,Nabi Nuh,1,Nabi Nuh dalam Alquran,1,Nabi Shalih,1,Nabi Shalih dalam Alquran,1,Nasional,11,Oase Iman,38,Penerbit Jabal,4,Pengajian Ahad Viaduct,13,pentingnya sholat dhuha,2,Percikan Iman,2,Persatuan Islam,5,Politik,1,Politik Islam,2,Profil,1,qiaymul lail,1,Quran dan Hadits,12,Qurban,1,Redaksi,4,Resensi Buku,2,RG-UG,1,Ringkasan Khutbah,7,Ringkasan Khutbah Jum'at,15,Sejarah Islam,5,shalat malam,1,shalat tahajud,1,Shiddiq Amien,13,sholat dhuha,1,Sholat Rawatib,1,Sholat Sunnat,1,Shop,19,Sigabah.com,4,Siyasah,2,Suara Santri,1,Surat Edaran PP Persis,2,Sya'ban,1,Syaaban,1,Syiah Bukan Islam,7,Tanya Jawab Bersama Ust Aam,11,tanya jawab islam,12,Tanya Jawab Seputar Bulan Ramadhan,9,Tazkiyatun Nafs,7,The Epic Series Omar,27,Tsaqofah,2,Umar bin Khattab Series,5,Video,55,
ltr
item
Pajagalan.com | Buletin Masjid Pajagalan: Bagaimana Hukum Menghormat Bendera
Bagaimana Hukum Menghormat Bendera
http://2.bp.blogspot.com/-dgLqcUxVc_Q/T-7JDpqPngI/AAAAAAAAB6I/dquexII9ELo/s320/hukum-hormat-bendera.jpg
http://2.bp.blogspot.com/-dgLqcUxVc_Q/T-7JDpqPngI/AAAAAAAAB6I/dquexII9ELo/s72-c/hukum-hormat-bendera.jpg
Pajagalan.com | Buletin Masjid Pajagalan
https://www.pajagalan.com/2012/06/bagaimana-hukum-menghormat-bendera.html
https://www.pajagalan.com/
https://www.pajagalan.com/
https://www.pajagalan.com/2012/06/bagaimana-hukum-menghormat-bendera.html
true
4605599093145502030
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selanjutnya Balas Batalkan Balasan Hapus Oleh Home Halaman Artikel Lihat Semuanya REKOMENDASI UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel yang Anda cari Kembali Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ahad Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy