Wa'bud Rabbaka Hatta Ya'tiyakal Yaqien

13 Alasan Emmanuel Adebayor Memutuskan Masuk Islam

Diberitakan oleh website berita di Inggris Mirror.co.uk dan kemudian dikutip oleh Republika.co.id menyebarlah berita tentang keislaman pemain sepakbola premier league (liga Inggris) yakni Emmanuel Adebayor yang pernah bermain di liga Spanyol (Real Madrid) dan saat ini bermain di Tottenham Hotspur sebagai striker.



Setelah beberapa bulan ini masuk Islam, Adebayor mengutarakan alasannya kenapa dia masuk Islam. Striker Tottenham Hotspur tersebut mengaku masuk Islam karena melihat kesamaan antara Islam dan agamanya sebelumnya, Nasrani yang akhirnya menuntun dia kepada kebenaran.

"Yesus mengajarkan bahwa hanya satu Tuhan dan hanya Allah yang pantas untuk disembah seperti dalam Deut 6:4 dan Mark 12:29. Sedangkan Islam pun demikian di surat An Nisa 4: 171," katanya kepada The Herald yang dilansir Abna24, Selasa (4/8).

Kemudian skuat timnas Togo itu juga menjelaskan beberapa alasannya memilih Islam. Dia kemudian mengunggah videonya di Youtube. Dalam video tersebut dia menggunakan jubah berwarna putih dan mendeklarasikan kepercayaan barunya itu.

"Wa asyhadu anna muhammadur rasulullah," demikian yang dia ucapkan dalam video yang diunggahnya.

Dan berikut inilah 13 alasan kenapa Emmanuel Adebayor Memutuskan Masuk Islam:

1. Nabi Isa (Yesus) juga tidak makan daging babi seperti halnya umat Muslim, karena babi adalah binatang yang kotor dan tidak sehat untuk dimakan.

2. Kata Assalamu 'alaikum dan Inshaa Allah yang tercantum dalam kitab suci umat Islam, Alquran, ternyata juga digunakan oleh nabi Isa.

3. Dia juga menemukan ternyata nabi Isa juga selalu membasuh muka, tangan dan kakinya sebelum beribadah, seperti yang dilakukan umat Islam.

4. Ternyata nabi Isa dan nabi-nabi lainnya juga beribadah dengan bersujud ke tanah (lihat Matthew 26:39). Hal tersebut seperti yang disebutkan dalam surat Al Imran 3:43.

5. Nabi Isa juga berjenggot dan mengenakan jubah. Di mana hal itu merupakan sunnah bagi para Muslim.

6. Nabi Isa mentaati syariat dan juga percaya pada semua nabi, seperti yang tercantum dalam Matthew 5:17. Hal itu sama dengan Alquran yang menyebutkannya pada surat Al Baqarah 2:285 dan Al Imran 3:84.

7. Seperti yang dia sebutkan sebelumnya, baik di Injil maupun Alquran menyebutkan hanya Allah yang patut untuk disembah.

8. Yesus (as) percaya pada semua nabi, (lihat Matius 5:17). Muslim melakukan serupa seperti diajarkan dalam Alquran 3:84, dan 2:285.

9. Ibunda Yesus, Maryam (pbut) berpakaian sederhana dengan menutupi tubuh sepenuhnya dan mengenakan jilbab (hijab). Seperti yang ditemukan dalam Timothy 2:9, Kejadian 24:64-65, dan Korintus 11:6. Muslimah berpakaian sederhana, berpakaian sama seperti Maryam, yang diajarkan dalam Alquran 33:59.

10. Yesus (as) dan nabi lainnya, dalam Alkitab berpuasa hingga 40 hari (lihat Keluaran 34:28, Daniel 10:2-6, Raja-raja 19:8, dan Matius 4: 1. Muslim melakukannya juga selama bulan. Pada bulan Ramadan, Muslim diwajibkan untuk berpuasa penuh wajib 30 hari (lihat Al Qur'an 2: 183), dan berpuasa lebih lanjut 6 hari untuk meningkatkan pahala mereka.

11. Yesus (as) mengajarkan untuk mengatakan "damai untuk rumah ini" ketika memasukinya (lihat Lukas 10:5), dan juga menyapa orang-orang di rumah dengan "damai sejahtera bagi kamu". Muslim melakukan apa yang Yesus lakukan dan ajarkan. Ketika kita memasuki rumah, kita mengatakan "Bismillah" dan juga menyapa dengan "assalaamualaikum" seperti yang diajarkan dalam Alquran 24:61.

12. Yesus (as) disunat. Sunat adalah 1 dari 5 fitrah dalam Islam, sehingga orang-orang Muslim diwajibkan untuk disunat. Menurut Alkitab dalam Lukas 2:21, Yesus berumur delapan hari ketika ia disunat. Dalam Alquran 16: 123 Muslim diwajibkan untuk mengikuti agama Ibrahim. Nabi Muhammad (saw) berkata, "Nabi Ibrahim menyunat dirinya sendiri ketika ia berusia delapan puluh tahun." (Lihat Sahih hadis Bukhari, Muslim, dan Ahmad).

13. Yesus (as) berbicara dalam bahasa Aram dan menyebut Allah "Elah", yang diucapkan sama dengan "Allah". Aram adalah bahasa Alkitab kuno. Ini adalah salah satu bahasa Semit yang juga termasuk bahasa Ibrani, Arab, Ethiopia dan bahasa Asyur dan Babilonia kuno Akkadia. Bahasa Aram "Elah" dan Arab "Allah" adalah sama.

Sumber: Mirror.co.uk, republika.co.id