Wa'bud Rabbaka Hatta Ya'tiyakal Yaqien

AQIDAH DARUL ARQAM

KEPUTUSAN SIDANG DEWAN HISBAH PERSATUAN ISLAM (PERSIS)

TENTANG

AQIDAH DARUL ARQAM

Hukum Donor Darah

Dewan Hisbah Persatuan Islam (PERSIS) dalam sidangnya hari Senin tanggal 30 Shaffar 1415 H/ 8 Agustus 1994 di Bandung setelah :

MENDENGAR :

  1. Pengarahan dari Al Ustadz KHA. Latief Muchtar, MA selaku Ketua Umum PP Persatuan Islam.
  2. Pembahasan dan kajian para Ulama Persis yang tergabung dalam Dewan Hisbah terhadap buku-buku pegangan/rujukan “Darul Arqam” khususnya buku “Aurad Muhamadiyah”

MENGINGAT

Firman Allah SWT di QS. An Nisa : 59

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ

59. Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), …QS. An Nisa : 59

MENIMBANG

  1. Perlu tetap dipelihara kemurnian aqidah dari ibadah serta upaya pemurniannya.
  2. Perlunya umat khususnya anggota PERSIS mendapat kejelasan tentang “Darul Arqam” yang sedang hangat jadi sorotan banyak pihak. Khususnya di bidang aqidah dan ibadah.

MEMUTUSKAN

Menetapkan pernyataan tentang “Darul Arqam” sebagai berikut :

A. Aspek Social Ekonomi :

Pada aspek kegiatan social ekonomi Dewan Hisbah mendapatkan hal yang bersifat positif

B. Aspek akidah :

Pada aspek akidah yang merupakan ushuludin (pokok/dasar utama dalam beragama) Dewan Hisbah mendapatkan hal-hal yang termasuk katagori khurafat, tahayul dan syirik, misalnya :

  1. “mimpi” telah dijadikan sebagai pegangan dan amalan jamaahnya. Yang jika hal seperti ini mendapat pembenaran tentu akan membuka peluang bagi siapa saja untuk menyatakan bermimi berjumpa dengan Nabi saw. Dan mendapat “wangsit”.
  2. pada gilirannya akan merusak sendi-sendi tauhid
  3. pengakuan syeikh Suhaemi berjumpa dengan Nabi saw. bukan hanya sekedar dalam mimpi melainkan dalam keadaan jaga di dalam ka’bah dan mengajarkan kepadanya “Aurad Muhammadiah” tidak ditunjang dengan dalil Naqli dan Aqli dan secara langsung atau tidak ia telah menempatkan dirinya sebagai salah seorang sahabat Nabi saw.
  4. Dengan “Aurad Muhammadiah” yang dinyatakan diterima/diajarkan langsung oleh Rasulallah saw. kepada syeikh Suhaemi merupakan sikap atau pernyataan bahwa ajaran Islam selama ini belum sempurna sehingga diperlukan adanya ajaran susulan.
  5. hal ini bertentangan dengan Q.S. Al Maidah : 4.
  6. Manakib syeikh Suhaemi isinya sama saja dengan manakib-manakib pada umumnya, berisi kisah-kisah yang ghair ma’qul (irasional) yang menempatkan seseorang sebagai “supermen” melebihi kisah Nabi Muhammad saw. dan para sahabat Nabi lainnya. Hal ini merupakan pengkultusan yang bernilai syirik.
  7. penambahan kalimat syahadatain dengan kalimat :

أبو بكر بن الصديق, عمر الفروق, عثمان بن الرحيم, على عضد الالدين محمد المهدي خلفاء رسول لله

yang mesti dibaca 65 kali setipa ba’da shalat fardhu tidak didukung oleh nash/hujjah yang shohih dan sharih serta proposional, bahkan cenderung memperkosa dalil, merupakan tindakan yang sangat membahayakan akidah.

  1. cerita-cerita tentang kematian syeikh Suhaemi, kemahdiannya, soal seru, silat sunda, jin dan khadam, merupakan khurafat yang merusak akidah.
  1. Aspek Akidah

Pada aspek ibadah dewan hisbah mendapatkan kegiatan ibadah yang diajarkan dan diamalkan oleh “Darul Arqom” tidak ditunjang dengan dalil shahih dari al quran dan hadits, merupakan suatu perbuatan bid’ah, misalnya : melagukan do’a, tahlil dan shalawat, hadiah fatihah, membaca do’a tobat, mauled, sholawat badawi, tahlil, yang tidak pernah diajarkan nabi pada waktu tertentu pada jumlah tertentu, dan lain sebagainya.

Demikian istimbat siding dewan hisbah tentang masalah tersebut.

الله يأخذ بأيدينا إلى مافيه خير للاسلام والمسلمين

Bandung, 30 Shafar 1415 H/7 Agustus 1994

DEWAN HISBAH PERSATUAN ISLAM (PERSIS)

KETUA

Ttd

KH. E. SAR’AN

NIAT :03897

SEKRETARIS

Ttd

KH. DRS. SHIDDIQ AMIEN, MBA

NIAT : 649000


0 Response to "AQIDAH DARUL ARQAM"