$type=carousel$cols=3

Makna Kemerdekaan Menurut Islam

Tidak bisa dipungkiri yang namanya kemerdekaan adalah nikmat dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang sangat bernilai harganya. Pada dasarnya setia...

Tidak bisa dipungkiri yang namanya kemerdekaan adalah nikmat dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang sangat bernilai harganya. Pada dasarnya setiap manusia ingin bebas mengembangkan segala cita-citanya; ingin mengembangkan kemajuan yang diinginkannya. Tanpa kemerdekaan manusia atau sebuah bangsa tak mungkin bisa memperoleh kesejahteraan dan kemajuan.

Patut bersyukur pada Tuhan Yang Maha Kuasa, bangsa Indonesia telah diberi nikmat kemerdekaan selama 72 tahun. Dalam usia yang sudah sangat dewasa tersebut tentu bangsa Indonesia sudah mengalami suka duka dalam menjalani kehidupan sebagai sebuah bangsa dan menikmati berbagai kemajuan dari hasil kemerdekaan itu.

Dalam Pembukaan UUD 1945 pun sudah ditegaskan sedemikian rupa, bahwa kemerdekaan Indonesia ini adalah sebuah pintu gerbang untuk menuju kemajuan bangsa, keadilan, kesejahteraan lahir dan batin serta anugerah dari Allah, Tuhan Yang Maha Besar.

Spirit Islam

Kalau kita berbicara tentang kemerdekaan dari sisi Islam, sungguh kita akan heran, ternyata yang namanya kemerdekaan itu adalah spirit yang terkandung dalam Islam. Kemerdekaan adalah tujuan diturunkannya ajaran Islam oleh Allah.

Mari kita tengok ke jazirah Arab sana sebelum Islam datang. Ternyata waktu itu jazirah Arab sedang dilanda jaman jahiliah atau jaman kesesatan tanpa aturan agama, karena waktu itu masyarakat sana sudah lupa ajaran-ajaran dari berbagai Nabi yang pernah menyampaikan dakwah di jazirah Arab itu. Mereka sudah diperbudak nafsu dan dibelenggu berbagai kesesatan.

Datanglah Islam melalui dakwah yang dibawa Rasulullah Nabi Muhammad Saw yang ingin memperbaiki akhlak manusia yang sudah rusak waktu itu dan membebaskan atau memerdekakan manusia dari paham-paham sesat yang merusak. Di sinilah spirit Islam tampak dengan tegas membawa misi ingin membebaskan manusia dari belenggu kebodohan dan keterbelakangan.

Bukankah bangsa Indonesia yang berjuang mati-matian pada saat dulu untuk merebut kemerdekaan dari penjajahan Belanda adalah tujuannya untuk membebaskan diri dari keterbelakangan dan kebodohan? Hal ini cocok dengan risalah Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad Saw dulu.

Hukumnya Wajib

Kalau kita tengok tujuan turunnya risalah Islam tersebut, maka tidak bisa dipungkiri memperjuangkan kemerdekaan dari berbagai belenggu apa pun dan dari berbagai bentuk penjajahan apa pun hukumnya wajib bagi setiap orang, karena Islam menghendaki manusia harus bebas dari pengaruh jelek dan tidak boleh terbelenggu oleh berbagai kebodohan dan keburukan-keburukan. Semua itu harus didobrak dan dilawan agar setiap manusia memperoleh kemuliaan dan kebahagiaan. Manusia dalam ajaran Islam dituntut untuk aktif bergerak memperjuangkan hal-hal positif dan tidak boleh apatis terhadap situasi-situasi yang buruk.

Coba kita cermati beberapa pokok pikiran mulia bangsa Indonesaia yang dicantumkan dalam Pembukaan UUD 1945, semuanya sesuai dengan spritit ajaran Islam yang penuh dengan tujuan-tujuan ingin memuliakan umat manusia.

Dalam Pokok Pikiran Pertama dinyatakan, bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perkeadilan.

Hal tersebut di atas memang dihendaki pula oleh Islam agar manusia berjuang keras untk membebaskan diri dari berbagai belenggu kerusakan-kerusakan yang merendahkan martabat kemanusiaan.

Dalam Pokok Pikiran Kedua dinyatakan, bahwa perjuangan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia selamat dan sentosa menghantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur.
Kalimat di atas menunjukkan, bahwa bangsa Indonesia akan memperoleh kebahagiaan dan kemajuan, seperti yang dikehendaki oleh Islam, bila bisa merebut kemerdekaan dari penjajah dan mempunyai kemerdekaan penuh tidak dijajah oleh siapa pun.

Dalam Pokok Pikiran Ketiga ditegaskan, bahwa berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.

Kalimat tersebut merupakan sentilan bagi bangsa Indonesia agar ingat kepada Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, bila sudah mencapai kemerdekaan, karena kemerdekaan adalah rahmat dari Allah dan seijin Allah. Tanpa rahmat Allah tidak mungkin bangsa Indonesia memperoleh kemerdekaan.
Bangsa Indonesia tidak boleh kufur nikmat terhadap nikmat kemerdekaan tersebut. Bila kufur nikmat, maka Allah tidak segan-segan bisa mencabut nikmat kemerdekaan dari bangsa Indonesia. Hal ini tentu tidak boleh terjadi.

Terakhir, adalah Pokok Pikiran Keempat yang pada intinya setelah merdeka bangsa Indonesia ingin menciptakan kehidupan berbangsa yang adil, sejahtera, bermartabat serta menciptakan keadilan sosial di berbagai bidang.

Hal tersebut di atas sesuai dengan misi Islam yang menghendaki agar manusia bebas dari segala belenggu kebodohan dan keburukan supaya umat manusia bisa memperoleh martabat yang baik dan mengembangkan diri dalam hal-hal yang positif.

Mudah-mudahan kemerdekaan bangsa Indonesia akan memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia seluruhnya. Amien.. . Dirgahayu Indonesia!

MAKNA KEMERDEKAAN MENURUT ISLAM
Penulis :
Agus Rianto,SH.MHum
Pemerhati Hukum Islam Fak. Hukum UNS Solo

Sumber photo: Detik Travel
Kirimi saya artikel Pajagalan! Untuk langganan artikel keislaman Pajagalan.com via Feed Klik Disini, atau jika Anda ingin dikirim email tentang berita dan update artikel Pajagalan.com silakan masukkan email Anda dibawah dan ikuti petunjuk selanjutnya.
Nama

Aam Amiruddin,3,Adab Berada dalam Masjid,2,Adab Di Majelis,1,Adab Di Majlis,1,Adab di Masjid,2,Adab Islami,8,Adab Menuntut Ilmu,2,Adab Penuntut Ilmu,1,Adab Terhadap Allah,1,Adab Terhadap Allah Azza wa Jalla,1,Adab Terhadap Ayah Bunda,1,Adab Terhadap Ibu Bapak,1,Adab Terhadap Orang Tua,1,Akhlak Islami,1,Aliran Sesat,1,Amin Saefullah Muchtar,2,Android,1,apakah hormat bendera haram,1,Aplikasi,1,Aqidah,1,Artikel,44,Artikel Adab,1,artikel fikih,2,artikel fiqh,2,artikel Islam,23,Artikel Kiriman,46,Artikel Ramadhan,9,Artikel Siyasah,2,artikel tahajud,1,Artis Jadi Nabi,1,Artis Nabi,1,Artis Teladan,1,Awal Ramadhan,2,Baiti Jannati,9,Berita,31,Berita Persatuan Islam,1,Biografi,9,Buku,19,Bulughul Maram,1,Cerita Renungan,9,Dari Redaksi,5,Dewan Hisbah,10,Dewan Hisbah PP Persis,10,Diary Islami,1,Download,12,Download MP3 Alquran,2,Dunia Islam,6,Ekonomi dan Bisnis,3,Essay,1,Fatwa Dewan Hisbah,11,Fatwa Dewan Hisbah Persatuan Islam,10,Fatwa Dewan Hisbah Persis,10,Featured,6,Film Umar bin Khattab,32,Fiqh Ibadah,8,Hadits,2,hukum bendera negara,1,hukum mengangkat tangan hormat bendera,1,hukum menghormat pada bendera,1,Ibadah,4,Ibadah dan Muamalah,5,Iedul Fitri,2,Informasi,1,Internasional,13,Istifta,29,Istiqro',6,Jadwal Puasa,1,Jadwal Shaum,1,Jihad PP Persis,13,Kajian,22,Kajian Ramadhan,8,Kesehatan,1,Khazanah,1,Khutbah,19,Kisah Adam menurut alquran,1,Kisah dalam Alquran,2,Kisah Hud menurut alquran,1,Kisah Idris menurut alquran,1,Kisah Ishaq menurut alquran,1,Kisah Ismail menurut alquran,1,Kisah Lengkap Nabi Adam,1,Kisah Lengkap Nabi Hud,1,Kisah Lengkap Nabi Idris,1,Kisah Lengkap Nabi Ishaq,1,Kisah Lengkap Nabi Ismail,1,Kisah Lengkap Nabi Luth,1,Kisah Lengkap Nabi Nuh,1,Kisah Lengkap Nabi Shalih,1,Kisah Luth menurut alquran,1,Kisah Nabi,8,Kisah Nuh menurut alquran,1,Kisah Shalih menurut alquran,1,Kitab,1,Kolom Hikmah,7,Kolom Motivasi,8,Kristologi,1,kumpulan fatwa dewan hisbah persis,10,Kurban,2,MBC,1,MPI,2,Musik Islami,7,Muslimah,6,Nabi Adam,1,Nabi Adam dalam Alquran,1,Nabi Hud,1,Nabi Hud dalam Alquran,1,Nabi Idris,1,Nabi Idris dalam Alquran,1,Nabi Ishaq,1,Nabi Ishaq dalam Alquran,1,Nabi Ismail,1,Nabi Ismail dalam Alquran,1,Nabi Luth,1,Nabi Luth dalam Alquran,1,Nabi Nuh,1,Nabi Nuh dalam Alquran,1,Nabi Shalih,1,Nabi Shalih dalam Alquran,1,Nasional,11,Oase Iman,38,Penerbit Jabal,4,Pengajian Ahad Viaduct,13,pentingnya sholat dhuha,2,Percikan Iman,2,Persatuan Islam,5,Politik,1,Politik Islam,2,Profil,1,qiaymul lail,1,Quran dan Hadits,12,Qurban,1,Redaksi,4,Resensi Buku,2,RG-UG,1,Ringkasan Khutbah,7,Ringkasan Khutbah Jum'at,15,Sejarah Islam,5,shalat malam,1,shalat tahajud,1,Shiddiq Amien,13,sholat dhuha,1,Sholat Rawatib,1,Sholat Sunnat,1,Shop,19,Sigabah.com,4,Siyasah,2,Suara Santri,1,Surat Edaran PP Persis,2,Sya'ban,1,Syaaban,1,Syiah Bukan Islam,7,Tanya Jawab Bersama Ust Aam,11,tanya jawab islam,12,Tanya Jawab Seputar Bulan Ramadhan,9,Tazkiyatun Nafs,7,The Epic Series Omar,27,Tsaqofah,2,Umar bin Khattab Series,5,Video,55,
ltr
item
Pajagalan.com | Buletin Masjid Pajagalan: Makna Kemerdekaan Menurut Islam
Makna Kemerdekaan Menurut Islam
https://2.bp.blogspot.com/-Fi4vu44amT0/WYNqx3XVQfI/AAAAAAAAQuU/F_axMHk4ZIwKeTKCAbYOahRU2tX2TH-QQCLcBGAs/s320/Makna%2BKemerdekaan%2BMenurut%2BIslam.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-Fi4vu44amT0/WYNqx3XVQfI/AAAAAAAAQuU/F_axMHk4ZIwKeTKCAbYOahRU2tX2TH-QQCLcBGAs/s72-c/Makna%2BKemerdekaan%2BMenurut%2BIslam.jpg
Pajagalan.com | Buletin Masjid Pajagalan
https://www.pajagalan.com/2017/08/makna-kemerdekaan-menurut-islam.html
https://www.pajagalan.com/
https://www.pajagalan.com/
https://www.pajagalan.com/2017/08/makna-kemerdekaan-menurut-islam.html
true
4605599093145502030
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selanjutnya Balas Batalkan Balasan Hapus Oleh Home Halaman Artikel Lihat Semuanya REKOMENDASI UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel yang Anda cari Kembali Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ahad Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy