$type=carousel$cols=3

Pengertian Ruqyah, Apa Itu Ruqyah, Ruqyah Yang Diperbolehkan

Apa itu ruqyah, ruqyah apa saja yg dibolehkan, bagaimana cara rasulullah meruqyah.

Pengertian Ruqyah

Ruqyah adalah bentuk mufrad (tunggal), bentuk jamaknya ruqaa, ruqyaat dan ruqayaat. Secara istilah, ruqyah mengandung dua pengertian; Pertama, at-ta’wiidz atau al-isti’aadzah, yakni berlindung kepada Allah dari hal buruk, yang sedang atau akan terjadi, termasuk doa meminta kesembuhan dari suatu penyakit. Kedua, dapat juga berarti jampi-jampi, mantera-mantera yang diucapkan agar sampainya kepada suatu urusan dengan kekuatan yang melebihi kekuatan biasa.

Ruqyah Masyru’ (dibenarkan menurut syariat)

Ruqyah yang dibenarkan syariat harus memenuhi dua unsur: Pertama, bersih keyakinan dari syirik. Yaitu harus meyakini bahwa yang menyembuhkan penyakit adalah Allah semata dan manusia disyariatkan untuk berobat sebagai bagian dari ibadah ikhtiariy. Kedua, pemilihan doa dan bacaan tertentu karena terdapat dalil yang mensyariatkannya, bukan semata-mata hasil olah pikir atau pengalaman manusiawi.

Berdasarkan pentunjuk syariat, Ruqyah dalam  memohon perlindungan atau doa kesembuhan kepada Allah Swt. dapat dilakukan, di antaranya:

Ruqyah untuk sesuatu yang belum terjadi

Rasulullah saw. meruqyah kedua cucu beliau: Hasan dan Husain.

‎عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ : كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَوِّذُ الحَسَنَ وَالحُسَيْنَ يَقُولُ : أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِ عَيْنٍ لاَمَّةٍ . وَيَقُولُ هكَذَا كَانَ إِبْرَاهِيمُ يُعَوِّذُ إِسْحَاقَ وَإِسْمَاعِيلَ.

Dari Ibnu Abas, ia mengatakan,”Keadaan Rasulullah saw. melindungkan Hasan dan Husen dan mengucapkan, ‘Aku lindungkan kamu berdua terhadap kalimat Allah Yang Maha Sempurna dari setiap setan dan binatang berbisa dan dari setiap mata yang jahat.’ Dan beliau bersabda, ‘Beginilah Ibrahim melindungkan Ishaq dan Ismail’.” H.r. At-Tirmidzi[1]

Ruqyah apabila singgah di sebuah rumah

‎عَنْ خَوْلَةَ بِنْتِ حَكِيمٍ السُّلَمِيَّةِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ نَزَلَ مَنْزِلاً فَقَالَ : أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ شَرِّ ماَخَلَقَ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْئٌ حَتَّى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذلِكَ

Dari Khaulah binti Hakim as-Sulamiyyah, ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Barang siapa singgah di suatu rumah, lalu ia mengucapkan, ’A’uudzu bikalimatillaahit taammah min syarri maa khalaqa (Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari keburukan yang telah Allah ciptakan) tidak ada sesuatu pun yang akan membahayakannya sampai ia beranjak dari persinggahannya tersebut’.” H.r. Muslim[2]

Disengat kalajengking lalu tidak dapat tidur semalaman
Abu Hurairah berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah saw. melaporkan bahwa ia disengat kalajengking hingga tidak dapat tidur semalaman, maka Rasulullah saw. mengingatkan sahabat itu dengan nasehatnya:

‎أَمَّا إِنَّكَ لَوْ قُلْتَ حِيْنَ أَمْسَيْتَ : أَعُوُذ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَامَّةِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ لَمْ تَضُرَّكَ

“Adapun sesungguhnya kamu jika mengucapkan pada sore harimu: ’A’uudzu bikalimatillaahit taammah min syarri maa khalaqa,’ maka kalajengking itu tidak akan memadaratkanmu’.” H.R. Muslim[3]

Pada malam hari membaca dua ayat terakhir dari surat al-Baqarah. Rasulullah saw. bersabda:

‎مَنْ قَرَأَ الآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ البَقَرَةِ فِي لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ

“Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari surat al-Baqarah, maka kedua ayat itu telah mencukupinya.” H.r. Al-Bukhari. [4]

Mendatangi suatu tempat yang belum dikenali
Apabila mendatangi suatu tempat yang belum diketahui keadaannya, dikhawatirkan akan terjadi sesuatu yang tidak diingini, Rasulullah saw meruqyah sebagai berikut:

‎يَا أَرْضُ رَبَّيِ وَرَبُّكَ اللهُ، أَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شَرِّكَ وَشَرِّ مَا يَدُبُّ عَلَيْكَ، أَعُوذُ بِاللهِ مِنْ أَسَدٍ وَ أَسْوَدٍ وَ مِنَ الحَيَّةِ وَالعَقْرَبِ وَمِنْ سَاكِنِ البَلَدِ وَمِنْ وَالِدٍ وَمَا وُلِدَ

“Wahai bumi, Tuhanmu dan Tuhanku adalah Allah, Aku berlindung kepada Allah dari kejelekanmu dan kejelekan yang ada di dalammu, Aku berlindung kepada Allah dari singa, binatang yang hitam, ular, kalajengking, dan dari penduduk negeri ini serta dari yang melahirkan dan dilahirkan.” H.r. Ahmad[5] dan Abu Dawud[6]

Ruqyah dengan al-Fatihah
Cukup banyak hadis-hadis sahih yang menerangkan ruqyah dengan bacaan al-Fatihah, antara lain:

‎عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ كُنَّا فِي مَسِيرٍ لَنَا فَنَزَلْنَا فَجَاءَتْ جَارِيَةٌ فَقَالَتْ إِنَّ سَيِّدَ الْحَيِّ سَلِيمٌ وَإِنَّ نَفَرَنَا غَيْبٌ فَهَلْ مِنْكُمْ رَاقٍ فَقَامَ مَعَهَا رَجُلٌ مَا كُنَّا نَأْبُنُهُ بِرُقْيَةٍ فَرَقَاهُ فَبَرَأَ فَأَمَرَ لَهُ بِثَلَاثِينَ شَاةً وَسَقَانَا لَبَنًا فَلَمَّا رَجَعَ قُلْنَا لَهُ أَكُنْتَ تُحْسِنُ رُقْيَةً أَوْ كُنْتَ تَرْقِي قَالَ لَا مَا رَقَيْتُ إِلَّا بِأُمِّ الْكِتَابِ قُلْنَا لَا تُحْدِثُوا شَيْئًا حَتَّى نَأْتِيَ أَوْ نَسْأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا قَدِمْنَا الْمَدِينَةَ ذَكَرْنَاهُ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ وَمَا كَانَ يُدْرِيهِ أَنَّهَا رُقْيَةٌ اقْسِمُوا وَاضْرِبُوا لِي بِسَهْمٍ

Dari Abu Said, ia berkata, “Beberapa sahabat Nabi saw. berangkat melakukan perjalanan, sehinggga ketika mereka singgah di suatu kaum, para sahabat meminta dijamu tetapi mereka menolaknya. Maka ketua kaum itu disengat kalajengking, dan mereka telah mengupayakan segala sesuatu untuk menyembuhkannya tetapi sebagian mereka mengatakan, ‘Tidak ada sesuatu pun yang bermanfaat, kalaulah datang kepada kamu kelompok yang meminta dijamu, semoga di antara mereka mempunyai sesuatu. Maka mereka mendatanginya dan berkata, ‘Wahai rombongan, Sesungguhnya ketua kami tesengat kalajengking, telah kami upayakan segala sesuatu tetapi tidak bermanfaat, Apakah ada di antara kamu yang mempunyai sesuatu?’ Di antara sahabat ada yang berkata, ‘Ya, Sesungguhnya aku dapat meruqyah, demi Allah, kami telah minta dijamu, tetapi kalian menolak, maka kami tidak akan meruqyah sehingga ditetapkan bayarannya untuk kami terlebih dahulu.’ Maka disetujuilah potongan daging kambing. Berangkatlah sahabat itu untuk meniup dan membaca Alfatihah. (setelah itu) Maka seolah-olah ia (kepala kaum) itu lepas dari ikatan, berjalan dan mondar mandir. Maka dibayarkanlah upah yang dijanjikan oleh mereka. Di antara para sahabat ada yang berkata, ‘Bagikanlah.’ Tetapi yang meruqyah itu berkata, ‘Janganlah kalian melakukannya sebelum kita mendatangi Rasulullah saw. dan menerangkan apa yang kita alami, lalu kita lihat apa titahnya kepada kita.’ Akhirnya mereka datang kepada Rasulullah saw. dan menerangkan hal itu kepada beliau. Lalu beliau bersabda:

‎وَمَا يُدْرِيكَ أَنَهَا رُقْيَةٌ ؟ ثُمَّ قَالَ : قَدْ أَصَبْتُمْ : إِقْسِمُوا وَاضْرِبُوا إِلَيَّ مَعَكُمْ سَهْمًا

‘Bagaimana kamu dapat tahu bahwa hal itu ruqyah?’ Lalu sabdanya, ‘Kamu telah tepat, tetapkanlah satu bagianku bersama-sama dengan kalian.’

‎فَضَحِكَ النَّبِيُّ

Maka Nabi pun tertawa’.” H.r. Al-Bukhari[7]

Ruqyah dengan al-mu’awwidzat dan doa-doa
Al-mu’awwidzat maksudnya surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. Di dalam riwayat Al-Bukhari, Aisyah menerangkan dengan redaksi sebagai berikut:

‎عَنْ عَائِشَةَ: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ   كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ فِيهِمَا – قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ – وَ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الفَلَقِ وَ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ – ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوَجْهِهِ وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ – يَفْعَلُ ذَالِكَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ

Dari Aisyah bahwa sesunguhnya Nabi saw. apabila berbaring di tempat tidurnya setiap malam, beliau menggabungkan kedua tangannya dan meniup pada keduanya, maka beliau membaca pada kedua tangan itu: qul huwallaahu ahad,  qul ‘auudzu birabbil falaq, dan qul ‘audzu birabbin naas, lalu mengusapkan kedua tangan itu kepada apa yang terjangkau dari badannya, beliau memulainya dari kepala dan wajahnya, beliau melakukannya tiga kali.” H.r. Al-Bukhari [8]

Diriwayatkan pula oleh Al-Bukhari dan Muslim dari Aisyah Ra. bahwa Rasulullah saw. apabila salah seorang anggota keluarga beliau sakit, beliau meruqyahnya, tetapi ketika beliau sakit dan sakitnya semakin berat  Aisyahlah yang melakukannya untuk beliau:

‎كَانَ رُسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا مَرِضَ أَحَدٌ مِنْ أَهْلِهِ نَفَثَ عَلَيْهِ بِالمُعَوِّذَاتِ . فَلَمَّا مَرِضَ مَرَضَهُ الَّذِي مَاتَ فِيهِ، جَعَلْتُ أَنْفُثُ عَلَيْهِ وَأَمْسَحُهُ بِيَدِ نَفْسِهِ ِلأَنَّهَاكَانَتْ أَعْظَمَ بَرَكَةٍ مِنْ يَدِي .

“Rasulullah saw. apabila sakit salah seorang anggota keluarga beliau, beliau meniupkan dengan almuawwidzat. Maka ketika beliau sakit pada sakit yang beliau wafat padanya, mulailah saya meniupkan pada beliau dan mengusapkan tangan beliau, karena sesungguhnya hal itu merupkan berkah yang paling besar dari tanganku.” H.r. Muslim[9]

Ruqyah dengan doa

Dari Abdurrahman bin as-Saib anak saudara laki-laki Maemunah bahwa Maemunah berkata kepadaku:

‎يَا بْنَ أَخِي أَلاَ أَرْقِيكَ بِرُقْيَةِ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ؟ قُلْتُ نَعَمْ: قَالَتْ: بِسْمِ اللهِ أَرْقِيكَ، وَاللهُ يَشْفِيكَ مِنْ كُلِّ دَاءٍ فِيكَ ، أَذْهِبِ البَأْسِ رَبَّ النَّاسِ إِشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لاَ شَافِيَ إِلاَّ أَنْتَ

“Wahai anak saudaraku, maukah engkau aku ruqyah dengan ruqyah Rasulullah saw.? Aku menjawab, ‘Ya.’ Ia berkata, ‘Dengan nama Allah aku meruqyahmu, dan Allahlah yang akan menyembuhkanmu dari setiap penyakit yang ada padamu, Ya Allah Tuhan manusia, sembuhkanlah, hanya Engkaulah Yang Maha Penyembuh, tidak ada penyembuh selain Engkau’.” H.r. Ahmad, An-Nasai, Ibnu Hiban[10]

‎عَنْ عُثْمَانَ بْنِ أَبِي الْعَاصِ الثَّقَفِيِّ: أَنَّهُ شَكَا إِلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجَعًا يَجِدُهُ فِي جَسَدِهِ مُنْذُ أَسْلَمَ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  ضَعْ يَدَكَ عَلَى الَّذِي تَأَلَّمَ مِنْ جَسَدِكَ وَقُلْ بِاسْمِ اللهِ ثَلاثًا وَقُلْ سَبْعَ مَرَّاتٍ أَعُوذُ بِاللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ

Dari Usman bin Abu al ‘Ash, ia pernah mengadu kepada Rasulullah tentang suatu penyakit yang didapat pada dirinya, semenjak dia masuk Islam Rasulullah saw memberi nasihat kepadanya, ”Rabakanlah tanganmu pada badanmu yang terasa sakit. Kemudian baca tiga kali ‘Bismillaah’ Lalu bacalah tujuh kali, ‘AUUDZUBILLAH WAQUDRATIHI MIN SYARI MA AJIDU WA UHADZIRU (Aku berlindung kepada Allah dan kepada kekuasaan-Nya dari segala mara bahaya yang aku dapati dan sangat aku hindari’.”  H.r. Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibnu Majah, al-Baihaqi, dan Ahmad[11]

Diriwayatkan pula bahwa Malak Jibril ketika mendapatkan Rasulullah saw. sakit, ia meruqyahnya:

‎قَالَ جِبْرِيلُ: أَشَكَيْتَ: قَالَ: نَعَمْ ، قَالَ : بِسْمِ اللهِ أَرْقِيكَ، مِنْ كُلِّ شَيْئٍ يُؤْذِيكَ ، مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ وَعَيْنٍ حَاسِدٍ، اللهُ يَشْفِيكَ بِسْمِ اللهِ أَرْقِيكَ

Jibril berkata, ‘Wahai Muhammad, sakitkah engkau?’ Nabi menjawab, ‘Ya.’ Jibril mengucapkan, ‘Dengan nama Allah aku meruqyahmu, dari setiap sesutu yang menyakitimu, dari setiap kejahatan setiap jiwa dan mata yang hasud, dengan nama Allah aku meruqyahmu.’ H.r. Muslim[12]

Pembahasan ruqyah yang dilarang, akan disampaikan pada edisi selanjutnya.

[1] Tuhfatul Ahwadzi syarah Sunan at-Tirmidzi, VI : 220

[2] Shahih Muslim  II:578 No. 2708

[3] Shahih Muslim  II:578 No. 2708

[4] Shahih al-Bukhari, 1997:1090 No. 5009, 4008

[5] Musnad Imam Ahmad, X:301 No. 6161

[6] Sunan Abu Dawud, II:586 No. 2603

[7] Shahih al-Bukhari, 1997:1089, No. 5.007, dalam Kitab Fadhail al-Quran.

[8] Shahih al-Bukhari, 1997: 1091, No. 5017

[9] Shahih Muslim, II:355 No. 2191

[10]Musnad Imam Ahmad, XXXXIV:404 No. 26821; al-Sunan al-Kubra VI:253 No. 10860; Shahih Ibnu Hibban VII:632 No. 6063

[11]Shahih Muslim, II: 359; Sunan Abu Dawud, II: 231; Tuhfatul Ahwadzi, VII: 253, Sunan at-Tirmidzi, IV:356 No. 2080; Sunan Ibnu Majah, I: 267. Al- Sunan al-Kubra, IV: 367, Musnad Imam Ahmad, V :489.

[12] Shahih Muslim, II:352 No. 2186

Sumber: Ust. Anshoruddin Ramdhani, WAG Dialog Islam Garuda

KOMENTAR

Kirimi saya artikel Pajagalan! Untuk langganan artikel keislaman Pajagalan.com via Feed Klik Disini, atau jika Anda ingin dikirim email tentang berita dan update artikel Pajagalan.com silakan masukkan email Anda dibawah dan ikuti petunjuk selanjutnya.
Nama

Aam Amiruddin,3,Adab Berada dalam Masjid,2,Adab Di Majelis,1,Adab Di Majlis,1,Adab di Masjid,2,Adab Islami,9,Adab Menuntut Ilmu,2,Adab Penuntut Ilmu,1,Adab Terhadap Allah,1,Adab Terhadap Allah Azza wa Jalla,1,Adab Terhadap Ayah Bunda,1,Adab Terhadap Ibu Bapak,1,Adab Terhadap Orang Tua,1,Akhlak Islami,1,Aliran Sesat,1,Amin Saefullah Muchtar,2,Android,1,apakah hormat bendera haram,1,Aplikasi,1,Aqidah,1,Artikel,44,Artikel Adab,1,artikel fikih,2,artikel fiqh,2,artikel Islam,23,Artikel Kiriman,46,Artikel Ramadhan,9,Artikel Siyasah,2,artikel tahajud,1,Artis Jadi Nabi,1,Artis Nabi,1,Artis Teladan,1,Awal Ramadhan,2,Baiti Jannati,10,Berita,31,Berita Persatuan Islam,2,Biografi,9,Buku,19,Bulughul Maram,1,Cerita Renungan,9,Dari Redaksi,5,Dewan Hisbah,10,Dewan Hisbah PP Persis,11,Diary Islami,1,Download,12,Download MP3 Alquran,2,Dunia Islam,6,Ekonomi dan Bisnis,4,Essay,1,Fatwa Dewan Hisbah,11,Fatwa Dewan Hisbah Persatuan Islam,10,Fatwa Dewan Hisbah Persis,10,Featured,6,Film Umar bin Khattab,32,Fiqh Ibadah,10,Hadits,2,hukum bendera negara,1,hukum mengangkat tangan hormat bendera,1,hukum menghormat pada bendera,1,Ibadah,4,Ibadah dan Muamalah,5,Iedul Fitri,2,Informasi,1,Internasional,13,Istifta,31,Istiqro',6,Jadwal Puasa,1,Jadwal Shaum,1,Jihad PP Persis,13,Kajian,28,Kajian Ramadhan,8,Kesehatan,1,Khazanah,1,Khutbah,19,Kisah Adam menurut alquran,1,Kisah dalam Alquran,2,Kisah Hud menurut alquran,1,Kisah Idris menurut alquran,1,Kisah Ishaq menurut alquran,1,Kisah Ismail menurut alquran,1,Kisah Lengkap Nabi Adam,1,Kisah Lengkap Nabi Hud,1,Kisah Lengkap Nabi Idris,1,Kisah Lengkap Nabi Ishaq,1,Kisah Lengkap Nabi Ismail,1,Kisah Lengkap Nabi Luth,1,Kisah Lengkap Nabi Nuh,1,Kisah Lengkap Nabi Shalih,1,Kisah Luth menurut alquran,1,Kisah Nabi,8,Kisah Nuh menurut alquran,1,Kisah Shalih menurut alquran,1,Kitab,1,Kolom Hikmah,7,Kolom Motivasi,8,Kristologi,1,kumpulan fatwa dewan hisbah persis,10,Kurban,2,MBC,1,MPI,2,Musik Islami,7,Muslimah,6,Nabi Adam,1,Nabi Adam dalam Alquran,1,Nabi Hud,1,Nabi Hud dalam Alquran,1,Nabi Idris,1,Nabi Idris dalam Alquran,1,Nabi Ishaq,1,Nabi Ishaq dalam Alquran,1,Nabi Ismail,1,Nabi Ismail dalam Alquran,1,Nabi Luth,1,Nabi Luth dalam Alquran,1,Nabi Nuh,1,Nabi Nuh dalam Alquran,1,Nabi Shalih,1,Nabi Shalih dalam Alquran,1,Nasional,11,Oase Iman,38,Penerbit Jabal,4,Pengajian Ahad Viaduct,13,Pengajian Pajagalan,2,pentingnya sholat dhuha,2,Percikan Iman,2,Persatuan Islam,5,Politik,1,Politik Islam,2,Profil,1,qiaymul lail,1,Quran dan Hadits,12,Qurban,1,Redaksi,4,Resensi Buku,2,RG-UG,1,Ringkasan Khutbah,7,Ringkasan Khutbah Jum'at,15,Sejarah Islam,5,shalat malam,1,shalat tahajud,1,Shiddiq Amien,13,sholat dhuha,1,Sholat Rawatib,1,Sholat Sunnat,1,Shop,19,Sigabah.com,4,Siyasah,2,Suara Santri,1,Surat Edaran PP Persis,2,Sya'ban,1,Syaaban,1,Syiah Bukan Islam,7,Tanya Jawab Bersama Ust Aam,11,tanya jawab islam,12,Tanya Jawab Seputar Bulan Ramadhan,9,Tazkiyatun Nafs,7,The Epic Series Omar,27,Tibbun Nabawi,1,Tsaqofah,2,Umar bin Khattab Series,5,Video,55,
ltr
item
Pajagalan.com | Buletin Masjid Pajagalan: Pengertian Ruqyah, Apa Itu Ruqyah, Ruqyah Yang Diperbolehkan
Pengertian Ruqyah, Apa Itu Ruqyah, Ruqyah Yang Diperbolehkan
Apa itu ruqyah, ruqyah apa saja yg dibolehkan, bagaimana cara rasulullah meruqyah.
https://3.bp.blogspot.com/-Wf077w0FSyY/XFjgpNRei5I/AAAAAAAAVow/HAe2d1VX-6wWFsDOjasZp409PEqJOYVxwCLcBGAs/s320/ayat-ayat-ruqyah-penghancur-sihir-171121e.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-Wf077w0FSyY/XFjgpNRei5I/AAAAAAAAVow/HAe2d1VX-6wWFsDOjasZp409PEqJOYVxwCLcBGAs/s72-c/ayat-ayat-ruqyah-penghancur-sihir-171121e.jpg
Pajagalan.com | Buletin Masjid Pajagalan
http://www.pajagalan.com/2019/02/pengertian-ruqyah-apa-itu-ruqyah-ruqyah.html
http://www.pajagalan.com/
http://www.pajagalan.com/
http://www.pajagalan.com/2019/02/pengertian-ruqyah-apa-itu-ruqyah-ruqyah.html
true
4605599093145502030
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selanjutnya Balas Batalkan Balasan Hapus Oleh Home Halaman Artikel Lihat Semuanya REKOMENDASI UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel yang Anda cari Kembali Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ahad Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
Maintenance by Hakimtea | Blogger Bandung