$type=carousel$cols=3

Ketika Umar Dimarahi Istrinya, Hanya Diam. Benarkah Riwayatnya?!?

Beredar gambar whatsapp dengan caption "ketika Umar dimarahi istrinya, hanya diam." Benarkah riwayat tersebut, shohihkah? Yuk baca sampai tuntas.


Ketika Umar Dimarahi Istrinya, Hanya Diam. Benarkah?!? Shohihkah riwayat tersebut? Sumber riwayat sejarahnya dari mana? Hadits "ketika umar bin khattab dimarahi istri, hanya diam" adakah? Berikut gambar caption yang beredar:



Kisah ini yang selengkapnya adalah, bahwa seorang lelaki datang kepada Umar guna mengadukan perilaku dan akhlak istrinya kepada beliau. Lalu dia berdiri di depan pintu rumah Umar menunggu beliau tiba-tiba dia mendengar istri Umar berbicara panjang lebar di hadapan beliau sedang beliau hanya terdiam tidak membalas pembicaraan istrinya. Kemudian lelaki tadi beranjak pergi seraya bergumam, ‘Jika memang seperti ini kondisi Amirul Mukminin Umar bin Khatthab bagaimana dengan keadaan saya sendiri?’ Kemudian Umar-pun keluar rumah dan melihatnya pergi meninggalkan rumahnya lalu beliau memanggilnya, ‘Apa keperluanmu wahai saudaraku?’ Lelaki inipun menjawab, “Wahai Amirul Mukminin saya datang untuk mengadukan akhlaq dan perilaku istriku serta omongannya kepadaku, lalu aku mendengar sendiri istri anda juga melakukan hal yang sama. Maka akupun beranjak pergi seraya bergumam, ‘Jika memang seperti ini kondisi Amirul Mukminin Umar bin Khatthab dengan istrinya, maka bagaimanakah dengan keadaan saya sendiri?”

Lalu Umar pun berkata kepadanya, “Sesungguhnya saya bersabar kepadanya karena memang dia memiliki hak-hak yang harus saya penuhi. Sungguh dia memasak makanan buat saya, membuatkan roti untuk saya, mencuci pakaian saya dan menyusuai anak-anak saya. Padahal yang demikian itu bukan merupakan kewajiban atasnya. Sementara, di sisi yang lain hatiku merasa tentram dengannya sehingga mencegahku dari hal-hal yang haram. Oleh sebab itu aku bersabar terhadap sikapnya yang demikian tersebut. Kemudian lelaki tersebut berkata, “Wahai Amirul Mukminin, apakah demikian pula dengan istri saya?” Umar pun berkata, “Maka bersabarlah anda dengan sikapnya wahai saudaraku karena sesungguhnya hal itu hanya beberapa saat saja.”

Sesungguhnya kisah ini kami tidak mendapatkan asal muasalnya. Tidak pula kami dapati  seseorang dari ulama yang membicarakan terkait hadits tersebut sedikitpun. Akan tetapi hadits tersebut disebutkan oleh As syaikh Sulaiman bin Muhammad Al Bujairmi al Faqih As Syafii dalam kitab Hasyiyah Ala Syarhil Manhaj (3/ 142-144), sebagaimana yang disebutkan juga oleh Abu al-Laits As Samaraqandi al Faqih al Hanafi dalam kitabnya    “Tanbihul Ghaafilin” (hal. 517), demikian juga Ibnu Hajar Al Haitsami menyebutkan dalam kitabnya “Az zawajir ” (2/80) dan beliau tidak menyebutkan satupun sanadnya.. Bahkan mereka semua yang meriwayatkan menggunakan lafadz, “Disebutkan bahwa seorang lelaki, atau diriwayatkan bahwa seorang lelaki”. Ungkapan seperti ini mengandung tidak shahihnya sebuah riwayat yang mengarah kepada lemahnya riwayat   tersebut. Hal inilah yang menunjukkan bahwa kisah tersebut tidak Shahih, dan yang demikian dikuatkan oleh hal-hal berikut :


  • Bertentangan dengan riwayat-riwayat yang masyhur tentang Umar Radliyallahu Anhu dalam sirahnya bahwa beliau adalah sosok pribadi yang sangat berwibawa di tengah masyarakat, maka apalagi di hadapan istri-istri beliau?


  • Dalam sebuah riwayat cIbnu Abbas Radliyallahu Anhuma berkata


مكثت سنة أريد أن أسأل عمر بن الخطاب عن آية فما أستطيع أن أسأله هيبة له )رواه البخاري، رقم 4913 ومسلم، رقم 1479)

“Aku tinggal menetap selama setahun bersama Umar bin Al Khatthab ingin menanyakan tentang satu ayat dalam Al Qur’an, akan tetapi aku enggan bertanya kepadanya karena kewibawaan beliau.” (HR. Bukhari, no. 4913 dan  Muslim, no. 1479)

Dan dalam riwayat lain, dari Amr bin Maimun dia berkata:

شَهِدْتُ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَوْمَ طُعِنَ فَمَا مَنَعَنِي أَنْ أَكُونَ فِي الصَّفِّ الْأَوَّلِ إِلَّا هَيْبَتُهُ، وَكَانَ رَجُلًا مَهِيبًا (حلية الأولياء، 4/151)

“Aku menyaksikan pada hari di mana Umar Radliyallahu Anhu ditikam. Tidaklah ada yang mencegahku untuk berada di shaf pertama melainkan karena kewibawaan beliau, karena dia adalah seseorang yang sangat berwibawa.” (Hilyatul Auliya,  4/151).


  • -Kerasnya suara istri Umar di hadapan beliau Radliyallahu Anhuma hingga terdengar siapa saja yang berada di luar rumah sedang beliau hanya terdiam, adalah suatu yang mungkar dan tiada beralasan. Bagi siapa saja yang mengetahui kondisi Amirul Mukminin pasti akan mengingkari yang demikian tersebut. Karena setan pun takut kepada Umar. Seandainya Umar berjalan di satu titian jalan maka pastilah setan akan memilih jalan selain jalan yang dilalui oleh beliau, dan para wanita yang meninggikan suara-suara mereka di hadapan para suami mereka tidak pernah di dapat dalam sejarah para salaf.


  • Terkait perkataan beliau tentang, “Sesungguhnya dia memasak makanan buat saya, membuatkan roti untuk saya, mencuci pakaian saya dan menyusui anak-anak saya, dan bukanlah yang demikian tersebut merupakan kewajiban atasnya.” Merupakan ungkapan yang tidak benar. Karena pelayanan istri kepada suaminya secara baik merupakan hal yang wajib atasnya. Perhatikan kembali jawaban soal no.  119740,  khususnya tentang menyusui, bahwa seorang istri wajib menyusui putra-putrinya apabila dalam asuhan suaminya. Hal itu dilakukannya dengan tanpa ada upah. Lihat kembali jawaban soal no. 130116.


Ringkasnya, bahwa kisah ini tidak ada asal-muasalnya, dan matannya mengindikasikan kemungkaran dan ketidak benaran.

Atas dasar itu, maka tidak dibenarkan menjadikan dalil dengan kisah tersebut dibolehkannya seorang istri mengeraskan suaranya di hadapan suaminya.

Kedua :

Seorang istri yang meninggikan suaranya dihadapan suaminya merupakan gambaran adab yang buruk dan tidak adanya keharmonisan, dan yang demikian dilarang.

Syaikh Ibnu Utsaimin ditanya, “Bagaimana hukumnya seorang istri yang meninggikan suaranya dihadapan suaminya dalam urusan-urusan rumah tangga?”

Beliau Rahimahullah Ta’ala menjawab, “Kami katakan bagi istri yang semacam ini bahwa meninggikan dan mengeraskan suara di hadapan suami merupakan cerminan adab yang buruk. Karena seorang suami adalah pemimpin baginya dan yang menaunginya, maka sudah sepantasnya dia memuliakan suaminya yang ketika berbicara kepadanya harus dengan adab dan sopan santun. Karena sesungguhnya yang demikian sangat lebih dipentingkan agar hubungan keduanya tetap abadi dan senantiasa dihiasai dengan kasih sayang antara keduanya.

Demikian pula dengan suami maka dia juga harus mempergauli istrinya secara baik, yaitu saling timbal-balik dalam memberikan kebaikan, Allah Ta’ala berfirman :

وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئاً وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْراً كَثِيراً (سورة النساء: 19)

“Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak ”. (QS An Nisaa: 19)

Maka nasihatku untuk istri yang semacam ini hendaklah dia bertakwa kepada Allah ‘Azza wa Jalla terhadap diri dan suaminya, dan hedaklah dia tidak meninggikan suaranya di depan suaminya, terlebih lagi jika suaminya berbicara kepadanya dengan suara yang lembut dan tenang”.

(Dari kumpulan Fatawa Nuurun Ala ad Darbi, 2/19)

Sumber: Ust. Anshorudin Ramdhani - WAG Dialog Islam Garuda

KOMENTAR

Kirimi saya artikel Pajagalan! Untuk langganan artikel keislaman Pajagalan.com via Feed Klik Disini, atau jika Anda ingin dikirim email tentang berita dan update artikel Pajagalan.com silakan masukkan email Anda dibawah dan ikuti petunjuk selanjutnya.
Nama

Aam Amiruddin,3,Adab Berada dalam Masjid,2,Adab Di Majelis,1,Adab Di Majlis,1,Adab di Masjid,2,Adab Islami,9,Adab Menuntut Ilmu,2,Adab Penuntut Ilmu,1,Adab Terhadap Allah,1,Adab Terhadap Allah Azza wa Jalla,1,Adab Terhadap Ayah Bunda,1,Adab Terhadap Ibu Bapak,1,Adab Terhadap Orang Tua,1,Akhlak Islami,1,Aliran Sesat,1,Amin Saefullah Muchtar,2,Android,1,apakah hormat bendera haram,1,Aplikasi,1,Aqidah,1,Artikel,44,Artikel Adab,1,artikel fikih,2,artikel fiqh,2,artikel Islam,23,Artikel Kiriman,46,Artikel Ramadhan,9,Artikel Siyasah,2,artikel tahajud,1,Artis Jadi Nabi,1,Artis Nabi,1,Artis Teladan,1,Awal Ramadhan,2,Baiti Jannati,10,Berita,31,Berita Persatuan Islam,2,Biografi,9,Buku,19,Bulughul Maram,1,Cerita Renungan,9,Dari Redaksi,5,Dewan Hisbah,10,Dewan Hisbah PP Persis,11,Diary Islami,1,Download,12,Download MP3 Alquran,2,Dunia Islam,6,Ekonomi dan Bisnis,4,Essay,1,Fatwa Dewan Hisbah,11,Fatwa Dewan Hisbah Persatuan Islam,10,Fatwa Dewan Hisbah Persis,10,Featured,6,Film Umar bin Khattab,32,Fiqh Ibadah,10,Hadits,2,hukum bendera negara,1,hukum mengangkat tangan hormat bendera,1,hukum menghormat pada bendera,1,Ibadah,4,Ibadah dan Muamalah,5,Iedul Fitri,2,Informasi,1,Internasional,13,Istifta,30,Istiqro',6,Jadwal Puasa,1,Jadwal Shaum,1,Jihad PP Persis,13,Kajian,28,Kajian Ramadhan,8,Kesehatan,1,Khazanah,1,Khutbah,19,Kisah Adam menurut alquran,1,Kisah dalam Alquran,2,Kisah Hud menurut alquran,1,Kisah Idris menurut alquran,1,Kisah Ishaq menurut alquran,1,Kisah Ismail menurut alquran,1,Kisah Lengkap Nabi Adam,1,Kisah Lengkap Nabi Hud,1,Kisah Lengkap Nabi Idris,1,Kisah Lengkap Nabi Ishaq,1,Kisah Lengkap Nabi Ismail,1,Kisah Lengkap Nabi Luth,1,Kisah Lengkap Nabi Nuh,1,Kisah Lengkap Nabi Shalih,1,Kisah Luth menurut alquran,1,Kisah Nabi,8,Kisah Nuh menurut alquran,1,Kisah Shalih menurut alquran,1,Kitab,1,Kolom Hikmah,7,Kolom Motivasi,8,Kristologi,1,kumpulan fatwa dewan hisbah persis,10,Kurban,2,MBC,1,MPI,2,Musik Islami,7,Muslimah,6,Nabi Adam,1,Nabi Adam dalam Alquran,1,Nabi Hud,1,Nabi Hud dalam Alquran,1,Nabi Idris,1,Nabi Idris dalam Alquran,1,Nabi Ishaq,1,Nabi Ishaq dalam Alquran,1,Nabi Ismail,1,Nabi Ismail dalam Alquran,1,Nabi Luth,1,Nabi Luth dalam Alquran,1,Nabi Nuh,1,Nabi Nuh dalam Alquran,1,Nabi Shalih,1,Nabi Shalih dalam Alquran,1,Nasional,11,Oase Iman,38,Penerbit Jabal,4,Pengajian Ahad Viaduct,13,Pengajian Pajagalan,2,pentingnya sholat dhuha,2,Percikan Iman,2,Persatuan Islam,5,Politik,1,Politik Islam,2,Profil,1,qiaymul lail,1,Quran dan Hadits,12,Qurban,1,Redaksi,4,Resensi Buku,2,RG-UG,1,Ringkasan Khutbah,7,Ringkasan Khutbah Jum'at,15,Sejarah Islam,5,shalat malam,1,shalat tahajud,1,Shiddiq Amien,13,sholat dhuha,1,Sholat Rawatib,1,Sholat Sunnat,1,Shop,19,Sigabah.com,4,Siyasah,2,Suara Santri,1,Surat Edaran PP Persis,2,Sya'ban,1,Syaaban,1,Syiah Bukan Islam,7,Tanya Jawab Bersama Ust Aam,11,tanya jawab islam,12,Tanya Jawab Seputar Bulan Ramadhan,9,Tazkiyatun Nafs,7,The Epic Series Omar,27,Tibbun Nabawi,1,Tsaqofah,2,Umar bin Khattab Series,5,Video,55,
ltr
item
Pajagalan.com | Buletin Masjid Pajagalan: Ketika Umar Dimarahi Istrinya, Hanya Diam. Benarkah Riwayatnya?!?
Ketika Umar Dimarahi Istrinya, Hanya Diam. Benarkah Riwayatnya?!?
Beredar gambar whatsapp dengan caption "ketika Umar dimarahi istrinya, hanya diam." Benarkah riwayat tersebut, shohihkah? Yuk baca sampai tuntas.
https://4.bp.blogspot.com/-ToYZRy7al8g/XFfUgB4pSdI/AAAAAAAAVng/voRZ_lSEP04K3GXLg1wjuIRwQrE-RiogwCLcBGAs/s320/ketika%2Bumar%2Bbin%2Bkhattab%2Bdimarahi%2Bistri%252C%2Bbenarkah%2Bhaditsnya.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-ToYZRy7al8g/XFfUgB4pSdI/AAAAAAAAVng/voRZ_lSEP04K3GXLg1wjuIRwQrE-RiogwCLcBGAs/s72-c/ketika%2Bumar%2Bbin%2Bkhattab%2Bdimarahi%2Bistri%252C%2Bbenarkah%2Bhaditsnya.jpg
Pajagalan.com | Buletin Masjid Pajagalan
http://www.pajagalan.com/2019/02/ketika-umar-dimarahi-istrinya.html
http://www.pajagalan.com/
http://www.pajagalan.com/
http://www.pajagalan.com/2019/02/ketika-umar-dimarahi-istrinya.html
true
4605599093145502030
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selanjutnya Balas Batalkan Balasan Hapus Oleh Home Halaman Artikel Lihat Semuanya REKOMENDASI UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel yang Anda cari Kembali Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ahad Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
Maintenance by Hakimtea | Blogger Bandung