$type=carousel$cols=3

Metodologi Dewan Hisbah PP PERSIS dalam Menetapkan Fatwa/Hukum

Metodologi Dewan Hisbah PP PERSIS dalam Menetapkan Fatwa/Hukum . Metode (manhaj) resmi yang dipergunakan oleh Dewan Hi...

Metodologi Dewan Hisbah PP PERSIS dalam Menetapkan Fatwa/Hukum. Metode (manhaj) resmi yang dipergunakan oleh Dewan Hisbah dalam memutuskan atau mengambil keputusan hukum, dengan dasar utama adalah al-Qur'an al-Karîm dan al-Hadîts shahîh, dengan rumusan sebagai berikut:

Dalam beristidlâl dengan al-Qur'an:

1.

Mendahulukan zhahîr ayat al-Qur'an daripada ta'wîl dan memilih cara-cara tafwîdl dalam hal-hal yang menyangkut masalah i'ti-qâdiyah.

2.

Menerima dan meyakini isi kandungan al-Qur'an sekalipun tampaknya bertentangan dengan ‘aqli dan ‘ady, seperti masalah Isra dan Mi'raj.

3.

Mendahulukan makna haqîqi daripada makna majâzi kecuali jika ada alasan (qarînah), seperti kalimat: "Aw lamastumun nisa" de-ngan pengertian bersetubuh.

4.

Apabila ayat al-Qur'an bertentangan dengan al-Hadits, maka didahulukan ayat al-Qur'an sekalipun Hadits tersebut diriwayatkan oleh Muttafaq ‘Alaih, seperti dalam hal menghajikan orang lain.

5.

Menerima adanya nasîkh dalam al-Qur'an dan tidak menerima adanya ayat-ayat yang mansûkh (naskh al-kulli).

6.

Menerima tafsîr dari para sahabat dalam memahami ayat-ayat al-Qur'an (tidak hanya penafsiran ahl al-bait), dan mengambil penafsiran shahabat yang lebih ahli jika terjadi perbedaan penafsiran di kalangan para sahabat.

7.

Mengutamakan tafsîr bi al-Ma'tsûr dari pada bi al-Ra'yi.

8.

Menerima Hadits-hadits sebagai bayan terhadap al-Qur'an, kecuali ayat yang telah diungkapkan dengan shighat hasr, seperti ayat tentang makanan yang diharamkan.

Dalam beristidlâl dengan al-Hadîts:

1.

Menggunakan Hadîts shahîh dan hasan dalam mengambil keputusan hukum.

2.

Menerima Kaidah: Al-hadîsu al-dha'îfatu yaqwa ba'duha ba'dhan. Jika kedha'îfan Hadîts tersebut dari segi hafalan perawi (dhabth) dan tidak bertentangan dengan al-Qur'an atau Hadîts lain yang sha-hîh. Adapun jika kedha'îfan itu dari segi tertuduh dusta (fisq al-rawi), maka kaidah tersebut tidak dipakai.

3.

Tidak menerima kaidah: Al-hadîtsu al-dha'îfu ya'malu fî fadhail al-'amali. Karena yang menunjukkan fadhail al-‘amal dalam Hadîts shahîhpun cukup banyak.

4.

Menerima Hadîts shahîh sebagai tasyrî' yang mandiri, sekalipun bukan merupakan bayan dari al-Qur'an.

5.

Menerima Hadîts Ahad sebagai dasar hukum selama kualitas Hadîts tersebut shahîh.

6.

Hadîts Mursal Shahâbi dan Mauqûf bi Hukm al-Marfû' dipakai sebagai hujah selama sanad Hadîts tersebut shahîh dan tidak bertentangan dengan Hadîts lain yang shahîh.

7.

Hadîts Mursal Tabî'i dijadikan hujah apabila Hadîts tersebut disertai qarînah yang menunjukkan ketersambungan sanad (ittishal) Hadîts tersebut.

8.

Menerima kaidah: Al-jarh muqaddamun ‘ala al-ta'dîl dengan ketentuan sebagai berikut:

a.

Jika yang menjarh menjelaskan jarhnya (mubayan al-sabab), maka jarh didahulukan daripada ta'dîl.

b.

Jika yang menjarh tidak menjelaskan sebab jarhnya, maka ta'dîl didahulukan dari pada jarh.

c.

Bila yang menjarh tidak menjelaskan sebab jarhnya, tapi tidak ada seorangpun yang menyatakan tsiqat, maka jarhnya bisa diterima.

9.

Menerima kaidah tentang shahabat: Al-shahâbatu kuluhum ‘udul.

10.

Riwayat orang yang suka melakukan tadlîs diterima, jika menerangkan bahwa apa yang riwayatkannya itu jelas shighat tahamulnya menunjukkan ittishal, seperti menggunakan kata: hadzatsani.

Adapun dalam menghadapi masalah-masalah yang tidak diketemukan nashnya yang tegas (sharîh) dalam al-Qur'an dan al-Hadîts, ditempuh dengan cara ijtihâd jama'i, dengan rumusan-rumusan sebagai berikut:

1.

Tidak menerima ijmâ' secara mutlak dalam urusan ibadah kecuali ijmâ' shahabat.

2.

Tidak menerima qiyâs dalam masalah ibadah mahdhâh, sedangkan dalam masalah ibadah ghair mahdhâh, qiyâs diterima selama memenuhi persyaratan qiyas.

3.

Dalam memecahkan ta'arud al-'adilah diupayakan dengan cara:

a

Tharîqat al-jam'i, selama masih mungkin dijam'u.

b

Tharîqat al-tarjîh, dari berbagai sudut dan seginya, misalnya:

1)

Mendahulukan al-Mutsbit daripada al-Nafi.

2)

Mendahulukan Hadîts-hadîts riwayat shahîhain daripada di luar shahîhain.

3)

Dalam masalah-masalah tertentu, Hadîts yang diriwayatkan oleh muslim lebih didahulukan daripada riwayat Bukhâri, seperti dalam hal pernikahan Nabi dengan Maemunah.

4)

Meninggalkan sesuatu yang dikhawatirkan jatuh pada hukum bid'ah lebih didahlukan daripada mengamalkan sesuatu yang diragukan sunnahnya.

c

Tharîqat al-naskh, jika diketahui mana yang dahulu dan mana yang kemudian.

4.

Dalam membahas masalah ijtihad Dewan Hisbah menggunakan kaidah-kaidah Ushul Fiqih sebagaimana lazimnya para Fuqaha. Seperti praktik mengartikan bahasa Hadîts, tidak merubah arti kalimat yang asal kepada arti yang lain kecuali kalau ada qarînah yang memungkinkan berubah arti, sebagaimana kaidah Ushûl Fiqh menyatakan:

اَلنَّبَادُرُ عَلاَمَةُ الْحَقِيْقَةِ

"Kalimat yang lekas terpaham itulah tanda arti yang sebenarnya".

Kalau ditemukan kalimat: "jalasa", itu artinya duduk. Di mana saja kalimat itu ada tetap artinya duduk, jangan berubah arti kecuali kalau ada qarînah yang mengharuskan rubah pada arti yang lain. Demikian pula mengartikan Hadîts-hadîts Rasul dan yang lainnya.

5.

Dewan Hisbah tidak mengikatkan diri pada suatu madzhab, tapi pendapat imam madzhab menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil ketentuan hukum, sepanjang sesuai dengan jiwa al-Qur'an dan al-Sunnah.

Dalam rumusan-rumusan ini dijelaskan pula catatan penting antara lain bahwa, disadari sekalipun para ulama Persatuan Islam telah sepakat dengan metode tersebut, namun belum tentu hasil ijtihâdnya sama, karena masih bergantung kepada ketepatan, keahlian, kejelian, ketelitian, dalam mengambil suatu keputusan dan meninjau dari berbagai seginya. Untuk itu dalam musyawarah diperlukan sekali jiwa yang terbuka, berani mengoreksi pendapat orang lain dan rela menerimanya sekiranya hasil ijtihadnya keliru.

Hukum Donor Darah

Demikian Metodologi Dewan Hisbah PP PERSIS dalam Menetapkan Fatwa/Hukum

Sumber: PP. Persis

KOMENTAR

Kirimi saya artikel Pajagalan! Untuk langganan artikel keislaman Pajagalan.com via Feed Klik Disini, atau jika Anda ingin dikirim email tentang berita dan update artikel Pajagalan.com silakan masukkan email Anda dibawah dan ikuti petunjuk selanjutnya.
Nama

Aam Amiruddin,3,Adab Berada dalam Masjid,2,Adab Di Majelis,1,Adab Di Majlis,1,Adab di Masjid,2,Adab Islami,9,Adab Menuntut Ilmu,2,Adab Penuntut Ilmu,1,Adab Terhadap Allah,1,Adab Terhadap Allah Azza wa Jalla,1,Adab Terhadap Ayah Bunda,1,Adab Terhadap Ibu Bapak,1,Adab Terhadap Orang Tua,1,Akhlak Islami,1,Aliran Sesat,1,Amin Saefullah Muchtar,2,Android,1,apakah hormat bendera haram,1,Aplikasi,1,Aqidah,1,Artikel,44,Artikel Adab,1,artikel fikih,2,artikel fiqh,2,artikel Islam,23,Artikel Kiriman,46,Artikel Ramadhan,9,Artikel Siyasah,2,artikel tahajud,1,Artis Jadi Nabi,1,Artis Nabi,1,Artis Teladan,1,Awal Ramadhan,2,Baiti Jannati,10,Berita,31,Berita Persatuan Islam,2,Biografi,9,Buku,19,Bulughul Maram,1,Cerita Renungan,9,Dari Redaksi,5,Dewan Hisbah,10,Dewan Hisbah PP Persis,11,Diary Islami,1,Download,12,Download MP3 Alquran,2,Dunia Islam,6,Ekonomi dan Bisnis,4,Essay,1,Fatwa Dewan Hisbah,11,Fatwa Dewan Hisbah Persatuan Islam,10,Fatwa Dewan Hisbah Persis,10,Featured,6,Film Umar bin Khattab,32,Fiqh Ibadah,10,Hadits,2,hukum bendera negara,1,hukum mengangkat tangan hormat bendera,1,hukum menghormat pada bendera,1,Ibadah,4,Ibadah dan Muamalah,5,Iedul Fitri,2,Informasi,1,Internasional,13,Istifta,31,Istiqro',6,Jadwal Puasa,1,Jadwal Shaum,1,Jihad PP Persis,13,Kajian,28,Kajian Ramadhan,8,Kesehatan,1,Khazanah,1,Khutbah,19,Kisah Adam menurut alquran,1,Kisah dalam Alquran,2,Kisah Hud menurut alquran,1,Kisah Idris menurut alquran,1,Kisah Ishaq menurut alquran,1,Kisah Ismail menurut alquran,1,Kisah Lengkap Nabi Adam,1,Kisah Lengkap Nabi Hud,1,Kisah Lengkap Nabi Idris,1,Kisah Lengkap Nabi Ishaq,1,Kisah Lengkap Nabi Ismail,1,Kisah Lengkap Nabi Luth,1,Kisah Lengkap Nabi Nuh,1,Kisah Lengkap Nabi Shalih,1,Kisah Luth menurut alquran,1,Kisah Nabi,8,Kisah Nuh menurut alquran,1,Kisah Shalih menurut alquran,1,Kitab,1,Kolom Hikmah,7,Kolom Motivasi,8,Kristologi,1,kumpulan fatwa dewan hisbah persis,10,Kurban,2,MBC,1,MPI,2,Musik Islami,7,Muslimah,6,Nabi Adam,1,Nabi Adam dalam Alquran,1,Nabi Hud,1,Nabi Hud dalam Alquran,1,Nabi Idris,1,Nabi Idris dalam Alquran,1,Nabi Ishaq,1,Nabi Ishaq dalam Alquran,1,Nabi Ismail,1,Nabi Ismail dalam Alquran,1,Nabi Luth,1,Nabi Luth dalam Alquran,1,Nabi Nuh,1,Nabi Nuh dalam Alquran,1,Nabi Shalih,1,Nabi Shalih dalam Alquran,1,Nasional,11,Oase Iman,38,Penerbit Jabal,4,Pengajian Ahad Viaduct,13,Pengajian Pajagalan,2,pentingnya sholat dhuha,2,Percikan Iman,2,Persatuan Islam,5,Politik,1,Politik Islam,2,Profil,1,qiaymul lail,1,Quran dan Hadits,12,Qurban,1,Redaksi,4,Resensi Buku,2,RG-UG,1,Ringkasan Khutbah,7,Ringkasan Khutbah Jum'at,15,Sejarah Islam,5,shalat malam,1,shalat tahajud,1,Shiddiq Amien,13,sholat dhuha,1,Sholat Rawatib,1,Sholat Sunnat,1,Shop,19,Sigabah.com,4,Siyasah,2,Suara Santri,1,Surat Edaran PP Persis,2,Sya'ban,1,Syaaban,1,Syiah Bukan Islam,7,Tanya Jawab Bersama Ust Aam,11,tanya jawab islam,12,Tanya Jawab Seputar Bulan Ramadhan,9,Tazkiyatun Nafs,7,The Epic Series Omar,27,Tibbun Nabawi,1,Tsaqofah,2,Umar bin Khattab Series,5,Video,55,
ltr
item
Pajagalan.com | Buletin Masjid Pajagalan: Metodologi Dewan Hisbah PP PERSIS dalam Menetapkan Fatwa/Hukum
Metodologi Dewan Hisbah PP PERSIS dalam Menetapkan Fatwa/Hukum
http://4.bp.blogspot.com/-sOqPX6c8XDA/T-qNVpMd2OI/AAAAAAAAB5Y/nX2m4_N053Q/s200/logo-persis1.jpg
http://4.bp.blogspot.com/-sOqPX6c8XDA/T-qNVpMd2OI/AAAAAAAAB5Y/nX2m4_N053Q/s72-c/logo-persis1.jpg
Pajagalan.com | Buletin Masjid Pajagalan
http://www.pajagalan.com/2012/06/metodologi-dewan-hisbah-pp-persis-dalam.html
http://www.pajagalan.com/
http://www.pajagalan.com/
http://www.pajagalan.com/2012/06/metodologi-dewan-hisbah-pp-persis-dalam.html
true
4605599093145502030
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selanjutnya Balas Batalkan Balasan Hapus Oleh Home Halaman Artikel Lihat Semuanya REKOMENDASI UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel yang Anda cari Kembali Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ahad Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
Maintenance by Hakimtea | Blogger Bandung