Wa'bud Rabbaka Hatta Ya'tiyakal Yaqien

Sujud yang Lama

Adakah keterangan yang mengharuskan sujud yang sangat lama pada raka'at terakhir, dan adakah do'a lain yang dibaca dalam sujud selain subhana rabiyal'ala?
M. Koderi. Jakarta.

Sabda Rasulullah Saw,

أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ. – رواه ابوداود عون المعبود 3 : 128
- مسلم .شرح النووى 2 :200

Keadaan hamba yang paling dekat kepada Allah ialah disaat ia sujud, maka perbanyaklah do'a". (HR.Abu Dawud, Aunul Ma'bud 3:128, Muslim, Syarah an-Nawawi 2:200).

... أََمَّا السُجُودُ فَاجْتَهِدُوا فِى الدُُّعَاءِ فَقَمِنٌ أَنْ يُسْتَجَابَ لَكُمْ. رواه ابوداود عون المعبود 3 :129


"…Adapun pada waktu sujud, hendaklah kamu bersungguh-sungguh berdo'a, maka besar harapan akan diijabah". (HR.Abu Dawud, Aunul Ma'bud 3:129).

Dalam kedua sabda Rasulullah Saw diatas, kita dianjurkan agar bersungguh-sungguh dan banyak berdoa'a di waktu sujud.

Dianjurkan berdo'a pada waktu sujud disamping bacaan yang lazim dibaca padanya. Anjuran tersebut mutlak pada sujud yang mana saja bahkan pada setiap sujud pun tidak salah, bukan mesti atau hanya pada sujud terakhir saja,dan kalau ditetapkan berdo'a hanya pada sujud akhir saja tentu hukumnya bid'ah.

Do'a waktu sujud selain do'a Subhana Rabiyal 'Ala ialah baca subhanakallahumma robbana wabihamdika allahummaghfirlii. Dalilnya,


عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّهَا قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولَ فِي رُكُوعِهِ وَسُجُودِهِ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي. – متفق عليه

Dari Siti 'Aisyah ra dia berkata : "Keadaan Rasulullah Saw membaca dalam ruku dan sujudnya "Subhanakallahumma robbana wabihamdika Allahummagh fir lii". (Muttafaq 'alaih).